PT. AETRA AIR

PT Aetra Air Jakarta (“Aetra” atau “Perusahaan”) didirikan pada tanggal 4 Desember 1997 dengan nama PT Kekar Thames Airindo sesuai Undang-Undang (“UU”) Penanaman Modal Asing No. 1 Tahun 1967 dan Undang-Undang No. 11 Tahun 1970 tentang Perubahan dan Tambahan UU No. I Tahun 1967 tentang Penanaman Modal. Saat itu, pemegang saham Perusahaan terdiri dari Thames Water Overseas (“TWOL”) 80% dan PT Kekar Pola Airindo (“KPA”) 20%.

Perusahaan mulai beroperasi secara komersial setelah ditandatanganinya Perjanjian Kerja Sama (“PKS”) dengan Perusahaan Daerah Air Minum Daerah Khusus Ibukota Jakarta (“PAM JAYA”) pada tanggal 28 Januari 1998 dengan tanggal berlaku 1 Februari 1998 dan memiliki jangka waktu 25 tahun. PKS ini bertujuan untuk mengembangkan dan mengelola produksi dan distribusi air bersih di wilayah bagian timur Daerah Khusus Ibukota (“DKI”) Jakarta (“Proyek”). Sehubungan dengan Proyek ini, pada tanggal 26 Oktober 1998 nama Perusahaan berganti, menjadi PT Thames PAM JAYA (TPJ) dengan struktur kepemilikan saham terdiri dari TWOL 95% dan KPA 5%.

Pemegang Saham Aetra adalah Acuatico Pte. Ltd dengan kepemilikan sebesar 95% dan PT Tamaris Prima Energi sebesar 5%. Berkantor pusat di Menara Satu Sentra Kelapa Gading, Lantai 2 Summarecon Kelapa Gading – Jakarta Utara, Aetra bertanggung jawab untuk mengelola, mengoperasikan, memelihara, serta melakukan investasi untuk mengoptimalkan, menambah dan meningkatkan pelayanan air bersih di wilayah operasional Aetra. Wilayah operasional Aetra adalah sebelah timur Sungai Ciliwung meliputi sebagian wilayah Jakarta Utara, sebagian wilayah Jakarta Pusat, dan seluruh wilayah Jakarta Timur.

Perusahaan mengambil sumber air baku dari Waduk Jatiluhur yang disalurkan melalui Saluran Tarum Barat. Jarak antara Waduk Jatiluhur ke IPA Buaran mencapai 77 km, sementara ke IPA Pulo Gadung mencapai 85 km, di mana terdapat empat perlintasan dengan Sungai Jambe, Sungai Cibeet, Sungai Cikarang, dan Sungai Bekasi.

Pengolahan air baku menjadi air bersih dilakukan di dua lokasi IPA, yakni di Buaran dan Pulo Gadung dengan kapasitas 10.500 liter per detik. Air bersih yang diproduksi di IPA PT Aetra Air Jakarta harus memenuhi Peraturan Menteri Kesehatan No. 492 Tahun 2010.

Melalui visinya, Aetra terus berupaya menjadi penyedia layanan air minum terdepan di Indonesia. Per 31 Desember 2017, jumlah pelanggan Aetra mencapai 445.442 pelanggan dengan cakupan layanan 61,97% dan Indeks Kepuasan Pelanggan mencapai 83,92 poin.